Jenis Dioda Dan Karakteristik Dioda Yang Merupakan Penyearah Arus Pada Elektronika

Dioda adalah komponen dari elektronika mempunyai dua kutub dan mempunyai keguanaan untuk menyearahkan arus. Jenis dioda dan karakteristik dioda ini harus dipahami dengan baik bagi orang yang senang membuat rangkaian elektronika.

Komponen tersebut adalah penggabungan dua semi konduktor yang masing-masing diberi doping yang tidak sama dengan tambahan materil lain sehingga mampu mengalirkan listrik. Komponen yang lain tersebut adalah transistor, kapasitor dan resistor yang melengkapi dioda dalam rangkaian.

jenis dioda dan karakteristik

Berbagai Jenis dan Fungsi Dioda

Dioda sendiri mempunyai beberapa jenis yang dapat dibedakan berdasarkan fungsinya. Agar dapat semakin memahami Jenis dioda dan karakteristik dioda maka dapat dibaca pada ulasan berikut ini:

1. Dioda Zener

Dioda merupakan jenis yang didesain secara khusus untuk dapat beroperasi pada bias balik (reverse bias). Saat mengalami bias maju, dioda zener mampu mengantar arus listrik seperti dioda normal pada umumnya.

Dioda jenis ini juga dapat memberikan tegangan referensi yang cukup stabil. Sehingga sering digunakan sebagai pengatur tegangan pada pencatu daya. Manfaat pentingnya adalah sebagai pengaman rangkaian dan penstabil tegangan.

Zener diode gambar

2. Dioda LED

Jenis dioda ini dapat memancarkan cahaya monokromatik saat  diberikan tegangan maju. Mempunyai berbagai warna seperti merah, jingga, kuning, biru, hijau dan putih. Warna ini sesuai dengan panjang gelombang dan jenis senyawa semikonduktor yang digunakan.

gambar led dioda

3. Dioda Normal

Dioda ini adalah yang paling sering digunakan dalam elektronika, mudah ditemukan pada rangkaian pencatu daya dan rangkaian frekuensi radio. Juga digunakan sebagai komponen penyearah pada power supply.

PN Junction Diode (Dioda Normal)

4. Dioda Bridge

Dioda Bridge merupakan dioda yang terdiri dari 4 dioda normal yang mempunyai fungsi sebagai penyearah gelombang penuh dalam rangkaian power supply. Dioda ini otomatis yang dikemas oleh produsen menjadi 1 komponen saja.

dioda bridge

5. Dioda Varactor

Dioda jenis ini kapasitasnya cenderung berubah-ubah sesuai tegangan yang diberikan. Kerap digunakan pada rangkaian yang berkaitan dengan frekuensi seperti osilator, TV tuner dan radio tuner.

gambar Varactor Diode

6. Dioda Tunnel

Jenis dioda ini dapat bekerja pada kecepatan tinggi, dan berfungsi dengan baik pada gelombang mikro. Sehingga kerap digunakan pada rangkaian pendeteksi frekuensi dan konverter.

gambar tunnel diode

7. Dioda Laser

Dioda jenis ini mampu menghasilkan cahaya koheren dan biasa digunakan pada perangkat pembaca CD dan DVD serta laser pointer.

jenis laser dioda

8. Dioda Photo

Dioda ini dapat menghasilkan energi listrik ketika area PN junction disinari. Biasanya digunakan dalam bias balik sehingga arus kecil akibat cahaya dapat langsung terdeteksi.

photodioda foto dioda

9. Dioda Gunn

Dioda yang ini tidak mempunyai PN dan hanya terdiri atas 2 elektroda. Dioda ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan sinyal gelombang mikro.

gunn dioda

10. Dioda BARRIT

Karena bekerja dengan prinsip emisi termionik, maka dioda ini digunakan untuk memproduksi sinyal gelombang mikro dengan level derau yang cukup rendah.

gambar baritt diode

11. Dioda Backward

Karakteristik dari dioda ini mirip dengan dioda tunnel, hanya berbeda pada sisi yang diberi doping lebih rendah dibanding sisi yang berlawanan. Sehingga dioda ini mempunyai tegangan arus yang serupa pada kondisi  reverse dan forward.

12. Dioda PIN

Jenis dioda ini merupakan yang digunakan pada area tanpa doping yang diletakkan diantar P dan N. sehingga dengan penambahan area ini maka area deplesi yang membatasi pergerakan elektron melebar.

gambar pin diode

13. Dioda Schottky

Dioda Schottky merupakan salah satu dioda yang mempunyai  peranan penting dalam beberapa rangkaian.  Dioda yang satu ini terkenal juga sebagai dioda pembawa panas/dioda elektron ini mempunyai beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan jenis dioda normal pada umumnya.

Karakteristik Dioda

Sekarang saatnya membahas karakteristik yang dimiliki oleh komponen ini. Pada dasarnya dioda mempunyai dua karakteristik yakni bias maju dan bias mundur, berikut ulasannya:

1. Dioda di Bias Maju

Karakteristik dioda bias maju digunakan untuk memberikan tegangan luar menuju arah terminal dioda. Ketika anoda terhubung dengan kutub positif pada baterai dan katoda terhubung dengan kutub positif pada baterai maka akan terjadi bias maju.

2. Dioda di Bias Mundur

Pada bias mundur ini elektroda Anoda dihubungkan dengan kutub negatif dan katoda dihubungkan dengan kutub positif agar arus yang mengalir pada rangkaian ini akan menjadi lebih kecil. Arus maju yang dikaitkan dengan baterai yang tegangannya tidak terlalu besar dan signifikan.

Hal ini disebabkan karena arusnya tidak mengalami peningkatan. Sehingga dianjurkan untuk tidak mempunyai tegangan dan arus yang melebihi batas. Demikianlah beberapa hal yang dapat dipelajari mengenai jenis dioda dan karakteristik dioda yang harus anda ketahui. Terutama ketika anda menyukai membuat rangkaian elektronika, baik sebagai hobi maupun pekerjaan.

Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published.